
nubangkalan.or.id—Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan menutup rangkaian peringatan Hari Santri 2025 dengan pembacaan rotib Syaikhona Muhammad Kholil pada Rabu (29/10/2025) di Maqbarah Syaikhona Muhammad Kholil, Martajasah, Bangkalan.
Ketua PCNU Bangkalan, K.H.Muhammad Makki Nasir, menyampaikan rasa syukurnya karena puncak peringatan Hari Santri tahun ini digelar bersamaan dengan pembacaan rotib Syaikhona Muhammad Kholil.
“Malam puncak Hari Santri ini kami selenggarakan secara sederhana namun penuh makna, karena ditutup dengan pembacaan rotib Syaikhona Muhammad Kholil,” ujarnya.
Kiai Makki juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, badan otonom (banom), lembaga, serta semua pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan dengan puncak peringatan Hari Santri yang bersamaan dengan pembacaan rotib Syaikhona Muhammad Kholil ini, para santri dan warga Nahdliyyin memiliki pegangan yang kuat menghadapi tantangan global,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa dalam menghadapi pengaruh budaya global yang kian pesat, dibutuhkan kerja sama semua elemen, baik pesantren, lembaga, pemerintah, maupun masyarakat secara luas.
“Semua pihak harus bersatu untuk mengawal dan membangun Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang mulia,” jelasnya.
Dirinya juga mencontohkan ketangguhan mental santri yang terbukti dalam peristiwa ambruknya mushala di Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo. Dalam kondisi genting tersebut, para santri tetap tenang dan tidak panik, sehingga membuat tim SAR kagum atas keteguhan mereka.
“Peristiwa itu menunjukkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk mental yang kuat. Sebab, tidak semua orang yang cerdas dan berpendidikan tinggi memiliki ketangguhan mental seperti santri,” ungkapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Falahun Nasiri itu berharap, melalui kegiatan ini para santri dapat terus bertawasul agar memiliki jiwa yang kokoh dan mental yang kuat.
“Dengan demikian, meskipun mereka cerdas dan sehat, para santri tidak mudah terseret arus global karena telah memiliki pegangan yang kuat,” pungkasnya.
Penulis: Ryan Syarif Hidayatullah/Pengurus LTN PCNU Bangkalan
Editor: Syifaul Qulub Amin/Pengurus LTN PCNU Bangkalan


Comment here