KE-NU-ANPCNU Bangkalan

Mushala Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk, Putra Ketua PCNU Bangkalan Berhasil Selamat

Ketua PCNU Bangkalan, K.H. Muhammad Makki Nasir, saat menceritakan putranya yang selamat dari kejadian mushala Pondok Pesantren Al-Khoziny yang ambruk (Foto:NOB/Yulian Isna Sri Astuti)

nubangkalan.or.id—Putra kedua Ketua PCNU Bangkalan, K.H. Muhammad Makki Nasir, yakni Abdul Majid selamat dalam peristiwa ambruknya mushala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Kiai Makki mengisahkan, dirinya mendapat kabar peristiwa tersebut pada Senin sore dari salah satu kerabat di pesantren.

“Kemarin sore saya ditelepon salah satu Ning di sana, diberi tahu kalau putra saya selamat. Saat itu saya justru belum tahu ada kejadian apa. Setelah cek grup, saya baru melihat video kejadiannya,” ujarnya saat pada Selasa (30/9/2025).

Mendengar kabar itu, ia langsung meminta sang istri untuk menjemput anaknya pulang ke rumah.

“Sekarang sudah di rumah, tetapi masih mengalami trauma setelah kejadian itu,” lanjutnya.

Menurut penuturan Kiai Makki, saat musibah terjadi, Abdul Majid tengah berada di tempat wudhu mushala.

“Putra saya hendak melaksanakan shalat Asar, menyusul para santri lain yang sudah berada di dalam mushala,” jelasnya.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi tepat di depan mata putranya. Abdul Majid melihat langsung detik-detik ambruknya mushala dan berusaha menyelamatkan diri. Hingga kini, ia masih mengalami syok.

Ketua MUI Bangkalan itu menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah ini. Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban, pesantren, pengasuh, serta wali santri.

“Kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada semua pihak yang menjadi korban. Mari kita bersama-sama berdoa agar musibah ini segera bisa teratasi,” pungkasnya.

Penulis: Ryan Syarif Hidayatullah/Pengurus LTN PCNU Bangkalan.
Editor: Syifaul Qulub Amin/Pengurus LTN PCNU Bangkalan.

Comment here