
nubangkalan.or.id—Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Bangkalan menggelar apel pasukan dan latihan gabungan pada Jumat (24/10/2025) di Stadion Gelora Bangkalan dan Lapangan Polres Bangkalan.
Ketua PC Pagar Nusa Bangkalan, Moh Ali, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia oleh Pimpinan Cabang Pagar Nusa. Hal ini berdasarkan instruksi dari Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Jawa Timur yang meneruskan surat dari Pimpinan Pusat Pagar Nusa.
“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Pagar Nusa dengan instansi terkait. Kali ini kami lakukan bersama Kapolres Bangkalan bersama jajarannya,” ujarnya Ahad (26/10/2025).
Ia menuturkan kegiatan bertajuk hitamkan Bangkalan ini menjadi wadah silaturahmi dan refleksi bersama agar ke depan hal-hal yang dapat menimbulkan kesalahpahaman terhadap pesantren atau kiai tidak terjadi lagi.
“Pagar Nusa Bangkalan berkomitmen menjaga marwah pesantren dan kiai melalui cara-cara yang damai, santun, dan beradab,” terangnya.
Ali menyebut sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa ingin menunjukkan bahwa semangat bela diri bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga tentang bagaimana membela kehormatan agama dan ulama dengan akhlak yang mulia.
“Kami mengimbau seluruh anggota untuk menjaga akhlakul karimah, menampilkan sopan santun dalam sikap maupun ucapan, serta mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan,” sambungnya.
Dalam kegiatan ini, PC Pagar Nusa Bangkalan juga menyampaikan beberapa seruan, di antaranya:
1. Mendorong aparat penegak hukum untuk senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dengan pendekatan edukatif dan humanis;
2. Mengajak pemerintah daerah agar terus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam membangun narasi positif di ruang publik;
3. Menguatkan solidaritas dan doa bersama untuk para kiai dan pesantren yang tengah menghadapi berbagai ujian dan musibah, termasuk peristiwa robohnya bangunan Musholla Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo; dan
4. Mendukung pihak kepolisian untuk senantiasa menciptakan kondisi yang kondusif di lingkungan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.
Penulis: Ryan Syarif Hidayatullah/Pengurus LTN PCNU Bangkalan
Editor: Syifaul Qulub Amin/Pengurus LTN PCNU Bangkalan

Comment here