News

Keluarkan SK Sekolah Lapang, Empat Desa di Bangkalan Siap Laksanakan Program Desa Inklusi Kerjasama Kemendesa dan Lakspesdam PBNU

Mubti Sohib, (dua dari kanan) salah satu pendamping P3PD Kabupaten Bangkalan didampingi ketua Lakspesdam PCNU Bangkalan Fahrur Rozi saat menerima SK sekolah lapang dari kades Lantek Timur.

Nubangkalan.or.id,- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KemendesaPDTT) dan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU telah menjalin kerjasama strategis untuk meningkatkan desa inklusi dan akuntabilitas sosial di Kabupaten Bangkalan yang termasuk Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

Tahapan program pun terus berlanjut, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Sekolah Lapang ke pihak terkait di empat desa di Kabupaten Bangkalan yang terdiri dari dua desa di Kecamatan Tragah, yaitu Desa Pocong dan Desa Bancang, Serta dua desa di Kecamatan Galis yaitu desa Lantek Timur dan desa Blateran.

Koordinator program P3PD Kabupaten Bangkalan, Muniri mengatakan bahwa dengan keluarnya surat keputusan sekolah lapang di empat desa tersebut menunjukkan bahwa inisiasi desa inklusi akan segera di mulai.

“Dengan keluarnya SK Sekolah Lapang di desa Pocong dan Bancang Kecamatan Tragah, serta SK Sekolah Lapang desa Lantek Timur dan Blateran kecamatan Galis memastikan bahwa P3PD di Bangkalan dalam menginisiasi terciptanya desa inklusi akan segera terlaksana,” ucapnya Rabu (31/05/23).

Dirinya juga menjelaskan bahwa di sekolah lapang tersebut beberapa kelompok rentan akan diberikan pelatihan berbasis kebutuhan.

“Kelompok rentan yang tergabung dalam Sekolah Lapang akan diberi pelatihan-pelatihan sesuai kebutuhan mereka,” pungkasnya. (Hs)

Comment here