Fatayat

PAC Fatayat Tanah Merah Sukses Menggelar Fatayat Bersholawat, Ribuan Kader Padati Ponpes Nurul Hikmah Pettong

PAC Fatayat Tanah Merah Sukses Menggelar Fatayat Bersholawat, Ribuan Kader Padati Ponpes Nurul Hikmah Pettong (foto/Halimatus Sakdiyah)

nubangkalan.or.id—Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Tanah Merah  sukses menggelar Fatayat Bershalawat pada 30 Juli 2025 di Pondok Pesantren Nurul Hikmah Pettong, Tanah Merah. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan dan kehangatan ukhuwah Islamiyah, ribuan kader Fatayat dan Muslimat Nahdlatul Ulama memadati halaman Pondok Pesantren Nurul Hikmah Pettong, Tanah Merah, dalam acara bertajuk Fatayat Bershalawat bersama Nyai Hj. Cholifah Faroeq.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah, yang bukan hanya menghadirkan lantunan shalawat yang menggugah jiwa, melainkan juga memperkuat ikatan silaturahmi antar-Badan Otonom NU di Tanah Merah.

Dengan estimasi kehadiran mencapai sekitar 2.000 peserta, kegiatan tersebut menampilkan antusiasme luar biasa dari para perempuan Nahdliyin yang datang dari berbagai pelosok desa. Sebagian besar peserta bahkan hadir dengan menaiki mobil pick up dengan mengenakan atribut organisasi masing-masing, menunjukkan semangat dan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar NU.

Acara ini diawali dengan pembacaan tahlil kemudian pembacaan shalawat Burdah yang dipimpin langsung oleh Nyai Cholifah Faroeq, tokoh perempuan kharismatik dari lingkungan pesantren, yang juga dikenal sebagai sosok inspiratif dalam dakwah. Suara shalawat Burdah menggema di seluruh penjuru pesantren, membawa suasana religius yang mendalam dan menggugah hati.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Tanah Merah, Sahabat Muhassonah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi organisasi untuk menguatkan konsolidasi internal dan eksternal Fatayat NU Tanah Merah. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas antar-Banom NU serta memperkuat kehadiran perempuan Nahdliyin dalam berbagai sektor kehidupan.

“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Antusiasme para kader sungguh sangat luar biasa. Ini bukti bahwa Fatayat dan Muslimat NU tetap solid dan siap bersinergi untuk kemaslahatan umat. Kedatangan beliau-beliau bukan hanya karena undangan, tapi karena panggilan Allah untuk hadir dan mensukseskan acara ini,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Fatayat Bershalawat ini bukan hanya bentuk ekspresi spiritual semata, melainkan juga sebagai ajang penyadaran kolektif bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga warisan tradisi keislaman, sekaligus menjawab tantangan zaman secara adaptif dan kontekstual.

Selain shalawat dan doa bersama, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi lintas generasi antara para senior Fatayat sampai Muslimat, yang diharapkan dapat melahirkan kesinambungan visi perjuangan dan regenerasi kepemimpinan yang kokoh.

Para kader mengaku merasa sangat terkesan dengan jalannya acara. Banyak yang mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini sangat mereka rindukan, karena selain memperkuat spiritualitas, juga menjadi penyegar semangat dalam menjalankan tugas organisasi dan pengabdian.

Dengan terselenggaranya kegiatan Fatayat Bershalawat ini, besar harapan agar semangat kebersamaan, solidaritas, dan sinergi antar-Banom NU di Tanah Merah semakin terjaga. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ketika kebersamaan dan keikhlasan menjadi dasar gerakan, maka kemaslahatan umat akan semakin mudah untuk diraih.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pembacaan syarafal anam, serta harapan dari para Ibu Nyai agar kegiatan semacam ini bisa terus digelar secara rutin di masa mendatang, dengan jangkauan yang lebih luas dan manfaat yang lebih besar bagi para Banom NU di Tanah Merah dan sekitarnya.

Penulis: Halimatus Sakdiyah/Sekretaris 1 PAC Fatayat NU Tanah Merah.
Editor: Syifaul Qulub Amin/Pengurus LTN PCNU Bangkalan.

Comment here