News

Cerita Ketua PAC Ansor Geger Dirikan Tempat Diskusi bagi Semua Kalangan

Sahabat Badrun Chotib merupakan kader Gerakan Pemuda Ansor Bangkalan. Ia juga merupakan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Geger Bangkalan masa khidmat 2023-2025.

Tidak hanya sebagai kader dan ketua, Guzdrun sapaan akrabnya seringkali terlibat dalam kegiatan Ke-NUan seperti di PCNU Bangkalan, Ansor, dan IPNU. Ia seringkali diposisikan sebagai tim media yang merupakan bidangnya.

Ide-ide kreatifnya terus muncul dalam dirinya berkat keaktifannya terjun ke lapangan, hingga ia menemukan banyak referensi untuk mendirikan tempat diskusi yang diberi nama ‘Teras 1934’.

Guzdrun mengungkapkan alasan pemberian nama itu. Menurutnya Teras adalah area atau ruang terbuka untuk bersantai sekaligus berdiskusi.

“Karena saya kader dan cinta kepada Ansor, jadi 1934 itu kelahiran Gerakan Pemuda Ansor,” ujarnya pada Rabu (24/04/2024).

Alumni Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo itu menceritakan bahwa pendirian Teras 1934 karena ia menemukan banyak cafe di Kota Bangkalan bernuansa kuno yang terlihat indah dan menjadi pusat perhatian masyarakat.

“Saya terinspirasi, kemudian mencoba membuat tempat untuk bediskusi biar terasa seperti di cafe-cafe yang ada di Kota. Tempat ini bisa juga menjadi ruang pertemuan bagi semua kalangan,” terangnya.

Dirinya mengaku dalam seminggu pasti ada yang datang. Tidak hanya dari kalangan muda NU, tapi ada juga sejumlah masyarakat yang datang dan ikut berdiskusi. Mulai dari diskusi agama, bangsa, serta sosial. Ada juga yang sekadar nongkrong sambil menikmati kopi.

“Sahabat Ansor, Sahabat PMII, Rekan Rekanita IPNU IPPNU, Mahasiswa, dan Pemuda Desa mereka antusias datang ke Teras 1934 untuk berdiskusi,” ungkapnya.

Guzdrun tak menyangka bahwa Teras 1934 yang didirikannya dinilai bagus dan mendapat respon positif. Dirinya pun berharap adanya tempat ini bisa menjadi ruang munculnya gagasan Pemuda NU dalam membangun bangsa.

“Sebagaimana lahirnya pemikiran-pemikiran luar biasa dari anak muda NU pada waktu penjajahan dahulu,” tandas Pemuda yang juga merupakan Sekretaris Dewan Instruktur PC GP Ansor Bangkalan.

Editor : Lutfi

Comment here