News

Refleksi Gusdurian, Pdt Rully : Kepahlawanan Gusdur Tidak Perlu Diperdebatkan Lagi

BANGKALAN,- Setiap tanggal 10 November, Indonesia memperingati hari pahlawan nasional. Sebagai bangsa yang tidak melupakan sejarah akan bangsanya, tentunya negara ini tidak akan lupa mengenang jasa-jasa para pahlawannya.

Dalam rangka merefleksikan hari pahlawan tersebut, Gusdurian Bangkalan bersama dengan berbagai organisasi mahasiswa lainnya mengadakan acara diskusi publik dengan tema “Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional?”.

Acara yang berlangsung di Taretan Cafe ini menghadirkan KH Makki Nasir sebagai ketua PCNU Kabupaten Bangkalan dan Pendeta Rully Antonius Heryanto selaku pendeta di GPIB Air Hidup Kamal. Keduanya hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut.

KH Makki Nasir dalam paparannya mengatakan bahwa Gusdur memiliki jasa terhadap negara ini sehingga patut untuk diusulkan sebagai pahlawan.

“Gus Dur patut diusulkan sebagai pahlawan nasional lantaran Gus Dur memperjuangkan integrasi antara nilai agama dan negara sehingga negara bisa semakin kokoh dan beradab. Jasa Gus Dur adalah menguatkan strategi diplomasi Indonesia agar negara Indonesia bisa tetap utuh dan berdaulat,” ucap Kiai Makki Nasir, Rabu (11/11/20).

Senada dengan Pendeta Rully Antonius Heryanto, baginya Gusdur adalah tokoh yang paling berperan dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan.

“Gus Dur merupakan tokoh yang berada di garda terdepan bagi pembelaan terhadap hak hak minoritas dan menyelamatkan minoritas dari tindakan diskriminatif. Tidak hanya pembelaannya terhdapat non-muslim, tapi kelompok minoritas dalam tubuh umat Islam seperti Ahmadiyah dan Syiah juga dibela oleh Gus Dur,” ucapnya dengan penuh kebanggaan terhdapa sosok seorang Gusdur.

Bahkan bagi Pendeta Rully walaupun secara kenegaraan Gusdur belum dinobatkan sebagai pahlawan tapi baginya sosok Gusdur adalah pahlawan sejati yang tidak perlu diperdebatkan lagi.

“Walapun pada kenyataannya, gelar kepahlawanan Gus Dur terkendala oleh anggapan terlalu cepatnya gelar tersebut diberikan pasca wafatnya Gus Dur dan kasus politis yang melatar belakangi kejatuhan Gus Dur. Secara tulus, saya mengakui kepahlawanan Gus Dur tanpa perlu diperdebatkan lagi,” pungkasnya.

Comment here