News

Sudah Benarkah Kiblat Kita ?

Oleh : Muhammad Thuba*

Menghadap kiblat adalah suatu hal yang wajib setiap kali kita melaksanakan sholat, walaupun dalam madzhab Syafi’iyah ada beberapa Ulama’ yang mencukupkan untuk menghadap ke arah-arah kiblat, semisal di Indonesia cukup menghadap ke barat, namun pendapat yang kuat mengatakan bahwa menghadap kiblat harus benar-benar lurus ke arah dimana ka’bah berada.

Maka, untuk berhati-hati sebaiknya kita akuratkan arah kiblat di tempat-tempat yang biasa kita gunakan sholat.
Untuk mencari arah kiblat yang akurat dengan bantuan matahari sebenarnya sangat mudah, asal ada kemauan untuk belajar dan memahami rumusnya.

Kemudian di zaman yang serba instan ini apakah masih perlu untuk mempelajari rumus-rumus tersebut? Karena saat ini banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan untuk mengetahui arah kiblat dengan mudah, cukup dengan modal HP bisa mencari arah kiblat kapanpun dan dimanapun.

Namun perlu diketahui kalau cara ini banyak kelemahannya dan rawan tidak akurat, karena rata-rata aplikasi kiblat menggunakan kompas digital, sedangkan di antara syarat kompas ini bisa akurat, GPS HP harus akurat dan letaknya harus berjarak minimal 10 meter dari segala sesuatu yang mengandung logam, seperti bangunan beton yang di dalamnya ada besinya, daerah yang tinggi kandungan pasir besinya, di dalam mobil dll.
Jika tidak, maka kompas tidak akan berfungsi secara sempurna.

Kami sering mempraktikkan menaruh beberapa kompas di satu lokasi gedung, dan hasilnya jarumnya tidak ada yang sama, bahkan satu kompas diangkat sebentar atau digeser sedikit, jarumnya sudah berubah, karena terganggu dengan besi (bisa anda praktikkan juga dengan membuka aplikasi kiblat yang sama di beberapa HP dalam sebuah bangunan atau disampingnya, kemudian perhatikan hasilnya).

Kemampuan kompas sangat tergantung dengan pengenalan lokasi, dan karena kompas mengacu pada padang magnetik bumi, maka pergeseran arah dari pengenalan padang/lahan magnet bumi bisa terpengaruh oleh kandungan logam yang ada di sekitarnya, sehingga keakuratan penunjukan arah sedikit terpengaruh.

Selain itu alat-alat yang menghasilkan gelombang elektromagnetik juga dapat mempengaruhi keakuratan penunjukkan arah oleh kompas digital, oleh karena itu barang tersebut harus dijauhkan jika ingin mendapat penunjuk arah yang akurat dari kompas digital ini.
Dan kami dari Lembaga Falakiyah PCNU Bangkalan bekerja sama dengan Lajnah Falakiyah Syaichona Cholil dan Lajnah Falakiyah Nurul Cholil bermaksud membumikan ilmu langit dengan mengadakan pelatihan arah kiblat dan waktu sholat kepada masyarakat Bangkalan yang in sya’Alloh akan diadakan setiap setahun sekali (untuk jadwalnya bisa menghubungi pengurus LF PCNU Bangkalan).

Selain itu kami juga dengan senang hati akan siap sedia ketika ada lembaga pendidikan atau yayasan yang bermaksud ingin mengadakan seminar atau diklat falakiyah. Juga bagi masyarakat Bangkalan yang ingin mengkalibrasi arah kiblat di daerahnya dipersilahkan untuk menghubungi PCNU Bangkalan.

*ketua Lembaga Falakiyah PCNU Bangkalan

Comment here